berawal dari risoles yang berasal dari Prancis, lalu dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda. Di Indonesia, risoles mengalami adaptasi, di mana isiannya diubah sesuai bahan lokal, termasuk varian mayo yang kini populer.
Dari Eropa ke Indonesia
Asal Prancis:Kata "risoles" berasal dari kata Prancis "rissoler" yang berarti "menggoreng hingga cokelat" atau dari kata Latin "russeoulus" yang berarti "yang kemerahan". Makanan ini awalnya berupa pastri berisi daging atau sayuran yang digoreng.
Masuk ke Indonesia:Risoles dibawa ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda.
Adaptasi awal:Karena bahan baku di Indonesia berbeda, juru masak lokal mulai berkreasi dengan isian yang berbeda dari aslinya, seperti menggunakan kulit dari adonan tepung, telur, dan air.
Munculnya risol mayo
Variasi isian:
Seiring berjalannya waktu, risoles terus berkembang dan berbagai varian isian baru muncul, salah satunya adalah isian mayo.
Inovasi:
Varian risol mayo muncul sebagai hasil adaptasi dan inovasi dari risoles klasik yang dibawa Belanda, menyesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.
Komentar
Posting Komentar